• Jl. Poros Palu Kulawi KM 17
  • (0451) 4013202/ WA 081388038822
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • KAREBA
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
192 dilihat       20 April 2026

Rakor Nasional Mitigasi Kemarau 2026, BRMP Sulteng Siap Jalankan Arahan Mentan

Sigi, 20 April 2026. Ancaman musim kemarau panjang tahun 2026 mulai diantisipasi serius. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah bergerak cepat memperkuat langkah mitigasi guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Bertempat di Agriculture Operation Room (AOR), Kepala BRMP Sulawesi Tengah bersama seluruh Liaison Officer (LO) swasembada pangan dan penyuluh mengikuti Rapat Koordinasi Mitigasi Kemarau Panjang secara daring. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam merespons prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kekeringan tahun ini.

Rapat yang melibatkan para Bupati kepala daerah dari wilayah dengan dominasi sawah tadah hujan tersebut difokuskan pada penyusunan strategi adaptasi dan mitigasi yang terukur. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tekanan iklim yang semakin tidak menentu.

Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP dalam arahannya menegaskan bahwa sektor pertanian saat ini tidak hanya menghadapi tantangan iklim, tetapi juga tekanan global seperti konflik geopolitik yang berdampak pada kenaikan harga input produksi, terutama pupuk.

Namun demikian, di tengah tekanan tersebut, Indonesia justru mencatat capaian signifikan. Target swasembada pangan yang semula diproyeksikan dalam empat tahun, berhasil dipercepat hanya dalam satu tahun. Capaian ini menjadi indikator kuat efektivitas kebijakan dan sinergi lintas sektor.

“Ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indonesia bahkan telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga beras global,” tegas Menteri Pertanian.

Sejumlah langkah strategis turut dipaparkan, di antaranya penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen tanpa tambahan anggaran negara, peningkatan alokasi pupuk hingga 700 ribu ton, serta efisiensi anggaran yang mencapai Rp524 triliun. Selain itu, pemerintah menargetkan percepatan program irigasi dan pompanisasi pada 1 juta hektar lahan sebagai langkah konkret menghadapi musim kemarau.

Tidak hanya itu, penguatan sektor pertanian juga diarahkan melalui hilirisasi komoditas strategis seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing nasional.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala BRMP Sulawesi Tengah menekankan pentingnya peran aktif seluruh LO dan penyuluh dalam memperkuat koordinasi di tingkat lapangan. Fokus utama diarahkan pada percepatan tanam, optimalisasi pemanfaatan air, serta pendampingan intensif kepada petani, khususnya di wilayah sawah tadah hujan yang rentan terhadap kekeringan.

BRMP Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam upaya adaptasi perubahan iklim. Melalui penguatan sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi, diharapkan program swasembada pangan tetap berjalan optimal meskipun dihadapkan pada tantangan musim kemarau panjang.

Penulis : Mar'atus Sholihatul Amanah
Editor   : Hamka Biolan

Prev Next

- BRMP SULAWESI TENGAH


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Wakil Bupati Morowali dan Kepala BRMP Sulteng Lakukan Gerakan Tanam PM-AAS
    30 Jul 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    BRMP Sulteng Perkuat Koordinasi Swasembada Pangan di Morowali
    29 Jul 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    Kepala BRMP Sulteng Perkuat Sinergi Penyuluh dan Kawal Implementasi PM-AAS di Morowali
    29 Jul 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    BRMP Sulteng Awali Implementasi PM-AAS di Poso, Percepat Modernisasi Budidaya Padi
    28 Jul 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    Transformasi Pertanian Dimulai! BRMP Sulteng dan Pemkab Poso Gelar Tanam Perdana PM-AAS di Poso
    28 Jul 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH

tags

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian

Kontak

(0451) 4013202/ WA 081388038822
(0451) 4013202
[email protected]

Jl. Poros Palu Kulawi KM 17 
Desa Maku Kecamatan Dolo, 
Kabupaten Sigi - Sulawesi Tengah 
Indonesia, 94361

Website : https://sulteng.brmp.pertanian.go.id

Whatsapp : 0813-8803-8822

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah. All Right Reserved